


Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, merupakan perwujudan upaya penghargaan atas anak-anak
Pada saat
Perayaan HAN, banyak memberikan dukungan bagi anak-anak Indoensia, terbukti dengan banyaknya “hadiah-hadiah” yang diberikan Pemerintah untuk kita semua. Pemberian remisi bagi tahanan anak-anak merupakan salah satu hadiah yang diberikan, memang bukan bermaksud membenarkan apa yang telah diperbuat, akan tetapi memberikan kesempatan bagi mereka adalah hal yang baik. Merayakan secara besar-besaran dan mengundang semua anak-anak yang berprestasi untuk hadir dan menghibur Presiden dan wakilnya, merupakan suatu kebanggan yang tidak terbantahkan.
Munculnya peringatan HAN, karena pada dasarnya setiap anak perlu mendapat perlindungan atau hak untuk memperoleh kebebasan, keadilan dan kedamaian di antara masyarakat. Anak-anak lebih memerlukan perhatian, dukungan dan keamanan di bandingkan dengan kelompok umur yang lain yang lebih dewasa serta lebih dapat menetukan baik dan buruknya dalam membuat pilihan hidup. Masa depan dunia terletak di tangan anak-anak yang memerlukan dukungan kesehatan mental dan keamanan yang terjamin. Sehingga sebagai anak-anak harapan bangsa, kita dapat berpotensi untuk terus berkarya tanpa rasa takut.
Sebagai seorang anak, hendaknya kita selalu melakukan kewajiban, yaitu belajar dan terus berkreasi membuat inovasi yang bisa membaggakan orang tua dan bangsa. Akanlah sangat tidak adil jika kita selalu menuntut hak, tanpa menghiraukan kewajiban. Kerjakan kewajiban, baru menuntut adalah ciri anak muda yang berorientasi ke depan dan tidak pamrih dengan apa yang dilakukannya, karena tipe seperti itu akan selalu memandang hasil yang dicapai, meskipun tidak mendapat penghargaan, hal itu bukanlah masalah. Pastinya sebagai anak muda yang berpotensi, kita ingin memberikan yang terbaik bagi bangsa ini.
Selamat Hari Anak Nasional!
« kembali ke index















