


Pulau Komodo, merupakan habitat alam yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah barat Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape. Dikenal sebagai salah satu tujuan wisata karena keindahan dan keunikan alam yang ditawarkan oleh Pulau Komodo. Di samping itu terdapat hamparan laut biru nan bening, sehingga kita hampir bisa melihat ke dasar lautnya. Gugusan Pulau Komodo pun sangat unik, karena menyerupai komodo yang sedang berbaring dibawah sinar matahari.
Sejarah mengenai penemuan Pulau Komodo, dimulai ketika adanya laporan yang sampai, dari gugus satuan tempur armada kapal Belanda yang bermarkas di Flores tentang makhluk misterius yang diduga “naga” pada 1910-an awal. Kemudian, hewan tersebut, berhasil dibawa ke markas untuk diteliti, dan disimpulkan bahwa kadal raksasa itu termasuk jenis kadal monitor (monitor lizard) di kelas reptilian. Oleh Peter A Ouwens, Direktur Zoological Museum and Botanical Gardens Bogor, akhirnya diberi nama Varanus komodoensis atau yang kita kenal dengan nama komodo. Karena komodo merupakan hewan langka, Pemerintah Belanda saat itu mengeluarkan peraturan untuk melindungi komodo dan Pulau Komodo pada tahun 1915. Yang pada akhirnya kita mengenal tempat itu sebagai wilayah konservasi komodo.
Masuknya Pulau Komodo sebagai salah satu finalis tujuh kejaiban dunia, patut kita dukung, karena posisi Pulau Komodo, merosot dari posisi ke-8 besar menjadi posisi terbawah, yaitu berada di posisi 28. Sayang sekali jika kali ini wakil Indonesia kembali gagal, setelah sebelumnya Borobudur gagal menjadi salah satu tujuh keajaiban dunia. Padahal di awal, dukungan untuk Pulau Komodo masih gencar, hanya saja semakin lama dukungan itu semakin berkurang, bahkan bisa dibilang hilang. Hilangnya dukungan ini dikarenakan kurang gencarnya sosialisasi kembali di media massa. Komodo sebagai salah satu kebanggaan Indonesia, patut didukung tanpa henti, karena jika Komodo lolos sebagai salah satu keajaiban dunia, maka bukan saja membuat kita bangga, tetapi itu merupakan pencapaian dan pembuktian yang sangat bagus untuk Indonesia di mata dunia.
Dari segi kepariwisataan pun, masuknya Pulau Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia, akan membawa dampak yang positif karena Pulau Komodo nantinya akan lebih dikenal oleh banyak orang, sehingga lebih banyak menarik wisatawan yang datang untuk berkunjung ke Pulau Komodo. Maraknya kunjungan wisatawan, tentu saja akan meningkatkan pendapatan devisa Negara. Oleh karena itu kita wajib berpartisipasi untuk dapat mendukung Pulau Komodo sebagai The World Seven Wonders. Jika kalian ingin mendukung, klik saja link berikut www.new7wonders.com atau jika kalian ingin mengetahui lebih banyak tentang keindahan pulau komodo, bisa mampir ke halaman website www.pulaukomodo.com. Dukungan kalian sangat berarti untuk Pulau Komodo.
Vote for Komodo Island Now!
Sejarah mengenai penemuan Pulau Komodo, dimulai ketika adanya laporan yang sampai, dari gugus satuan tempur armada kapal Belanda yang bermarkas di Flores tentang makhluk misterius yang diduga “naga” pada 1910-an awal. Kemudian, hewan tersebut, berhasil dibawa ke markas untuk diteliti, dan disimpulkan bahwa kadal raksasa itu termasuk jenis kadal monitor (monitor lizard) di kelas reptilian. Oleh Peter A Ouwens, Direktur Zoological Museum and Botanical Gardens Bogor, akhirnya diberi nama Varanus komodoensis atau yang kita kenal dengan nama komodo. Karena komodo merupakan hewan langka, Pemerintah Belanda saat itu mengeluarkan peraturan untuk melindungi komodo dan Pulau Komodo pada tahun 1915. Yang pada akhirnya kita mengenal tempat itu sebagai wilayah konservasi komodo.
Masuknya Pulau Komodo sebagai salah satu finalis tujuh kejaiban dunia, patut kita dukung, karena posisi Pulau Komodo, merosot dari posisi ke-8 besar menjadi posisi terbawah, yaitu berada di posisi 28. Sayang sekali jika kali ini wakil Indonesia kembali gagal, setelah sebelumnya Borobudur gagal menjadi salah satu tujuh keajaiban dunia. Padahal di awal, dukungan untuk Pulau Komodo masih gencar, hanya saja semakin lama dukungan itu semakin berkurang, bahkan bisa dibilang hilang. Hilangnya dukungan ini dikarenakan kurang gencarnya sosialisasi kembali di media massa. Komodo sebagai salah satu kebanggaan Indonesia, patut didukung tanpa henti, karena jika Komodo lolos sebagai salah satu keajaiban dunia, maka bukan saja membuat kita bangga, tetapi itu merupakan pencapaian dan pembuktian yang sangat bagus untuk Indonesia di mata dunia.
Dari segi kepariwisataan pun, masuknya Pulau Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia, akan membawa dampak yang positif karena Pulau Komodo nantinya akan lebih dikenal oleh banyak orang, sehingga lebih banyak menarik wisatawan yang datang untuk berkunjung ke Pulau Komodo. Maraknya kunjungan wisatawan, tentu saja akan meningkatkan pendapatan devisa Negara. Oleh karena itu kita wajib berpartisipasi untuk dapat mendukung Pulau Komodo sebagai The World Seven Wonders. Jika kalian ingin mendukung, klik saja link berikut www.new7wonders.com atau jika kalian ingin mengetahui lebih banyak tentang keindahan pulau komodo, bisa mampir ke halaman website www.pulaukomodo.com. Dukungan kalian sangat berarti untuk Pulau Komodo.
Vote for Komodo Island Now!
« kembali ke index















