


Sukses dengan gelaran pertamanya ditahun 2009, Goelali Children’s Film Festival hadir kembali di bulan Juni yang lalu dengan tema “A Celebration of Fun Activities for All Children”. Mengambil tempat di Miniapolis Plaza Indonesia dan Taman Ismail Marzuki, Goelali Children’s Film Festival 2010 ini diselengarakan untuk melatih minat, bakat, dan kreativitas anak-anak dibidang film. Dinna Jasanti selaku Festival Director Goelali mengatakan akan lebih mudah untuk anak-anak belajar banyak lewat media dan salah satunya adalah film.
Dinna melanjutkan bahwa pihaknya tidak hanya memutarkan film kepada anak-anak, melainkan juga menyelenggarakan workshop tentang film. “Kami melihat tidak banyak film untuk anak-anak. Film penting untuk kreativitas. Anak-anak belajar banyak dari media, dan film salah satunya. Tapi, setelah menonton film, selanjutnya apa? Makanya, kami juga membuat creativity workshop seputar dunia film,” ujar Dinna.
Lebih dari 50 film termasuk dari Prancis, Jepang dan juga Indonesia disiapkan di Goelali Children’s Film Festival 2010 ini. Beberapa film yang diputar tersebut antara lain Mozart in China, Stormheart, Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Garuda di Dadaku, juga kompilasi film pendek dalam Best of the Fest Award-Winning Films from Chicago International Children's Film Festival.
Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya oleh Dinna selaku Festival Director, setelah pemutaran masing-masing film nantinya juga akan diselenggarakan beragam aktivitas, workshop, pameran, performances, dan kompetisi yang memfasilitasi anak-anak untuk semakin kreatif dalam berimajinasi dan berkarya. Untuk itu Goelali Children’s Film Festival 2010 telah menyiapkan rangkaian acara yang diantaranya adalah Scriptwriting Workshop, Film Making Workshop, Magic Workshop, Book Illustration Workshop, Finger Printing Art Workshop, “Hero Outfit” Art Workshop, Children’s Art Work Exhibition, Face Painting, Book Drawing Competition, dan Storytelling Weekend.
Untuk lebih memeriahkan Goelali Children’s Film Festival 2010 yang lalu, Yayasan Goelali juga menggelar serangkaian acara pendukung seperti Goelali Storytelling Workshop yaitu Goelali School Roadshow yang menghadirkan pemutaran film, storytelling, dan workshop animasi untuk anak-anak, Goelali Goes to Community yang menghadirkan aneka film dan workshop di berbagai komunitas anak, serta Festival Film Anak Internasional yang bekerjasama dengan Bengkel Kreatif dengan menghadirkan tema sahabat dunia.
Seluruh rangkaian acara dibuat terbuka untuk umum dan film-film juga diputar secara gratis. “Kami ingin lebih banyak anak-anak berkreasi. Kami ingin lebih memperkenalkan Goelali, bahwa Goelali adalah lembaga non profit dan untuk semua kalangan, bukan hanya kelas atas. Buktinya, kami juga mendatangkan anak-anak dari rumah singgah, taman belajar, dan taman bacaan untuk sama-sama menikmati wadah kreativitas ini,” jelas Dinna. Kegiatan-kegiatan positif seperti ini memang sudah seharusnya kita dukung. Mari kita tunggu acara Goelali Children’s Film Festival selanjutnya.
« kembali ke index















