Wisata Malam di Kota Tua

Pemerintah kota Jakarta terlihat benar-benar serius dalam memelihara dan mengenalkan daerah Kota Tua sebagai urban heritage kota Jakarta. Hal tersebut ditegaskan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pada acara di bulan Maret yang lalu dimana pemerintah kota Jakarta bersama dengan pihak The British Council menggelar event besar video mapping 3D yang sukses menarik jumlah pengunjung yang sangat besar. “Mari lestarikan Kota Tua sebagai urban heritage kota Jakarta dan juga merupakan ruang kreatif bagi kita,” lanjut Fauzi Bowo.

Kini di akhir pekan, daerah Kota Tua akan nampak hidup di malam hari. Setelah menata jalan menuju Kali Besar dengan penutupan Jalan Pos Kota, kawasan Kota Tua akan menjadi kawasan wisata malam. Pemerintah kota Jakarta Barat, panguyuban Kota Tua, Kelompok Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan juga masyarakat sekitar akan turut serta mensukseskan konsep kegiatan wisata malam ini. “Kawasan Kota Tua tidak akan terkesan mati pada malam hari. Setiap malam di sepanjang Jalan Kali Besar Barat dan Pintu Besar, dekat Kafe Batavia akan menjadi pusat kuliner dan cendera mata,” papar Wali Kota Jakarta Barat Djoko Ramadhan.

Untuk awal sekitar 15 stan di Kalibesar dan 15 stan mobile di Pintu Besar didirikan oleh pihak penyelenggara. Stan-stan tersebut sebagian besar terisi dengan beragam jenis kuliner seperti masakan Betawi, Arab, China, India dan sebagainya. Selain wisata kuliner para pengunjung juga dapat  membeli kerajinan tangan dan souvenir khas Jakarta di beberapa stan. Fasilitas toilet, parkir dan panggung hiburan melengkapi kenyamanan dari wisata di Kota Tua ini.

Ketua Harian Paguyuban Kota Tua di Jakarta, Jacky Sutiono, menjelaskan semua fasilitas dan layanan termasuk keamanan akan disediakan di daerah wisata Kota Tua ini. “Kami harapkan pengunjung bisa nyaman menikmati berwisata di kawasan kota tua ini,” tambahnya.  Sementara itu Robert Tambunan Ketua Sektor Paguyuban Kota Tua mengatakan di lokasi seputar Museum Fatahillah juga ada hotspot atau wifi untuk para pengunjung. "Kalau mau facebookan atau pacaran semalam suntuk udah bisa di sini," canda Robert. Selain itu pihaknya optimis jika nantinya daerah Kota Tua akan menjadi tempat wisata yang ramai dikunjungi baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dengan adanya kegiatan wisata malam di Kota Tua ini, tentunya akan berdampak positif bagi pihak penyelenggara dan juga masyarakat sekitar. Selain bisa menjadi sumber perekonomian, kegiatan ini tentunya akan membangkitkan perkembangan pariwisata di Kota Tua Jakarta yang pernah menunjukkan kejayaannya sekitar abad ke-18. Singkat kata, Kota Tua akan kembali berjaya!




« kembali ke index
Get the Flash Player to see this player.

 
 
 
 
Copyright © 2009 LIFEBUOY Clear Skin. All rights reserved.