Stop Bullying!

Kekerasan fisik dan psikologis yang dilakukan oleh satu individu atau kelompok terhadap individu atau kelompok lainnya dan bertujuan untuk menyakiti bisa dikatakan sebagai suatu tindakan bullying. Definisi tersebut dijabarkan oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak berdasarkan atas laporan-laporan yang dikumpulkan dari masyarakat. Bullying itu sendiri bukanlah hal baru dikalangan para pelajar dan biasanya dilakukan oleh senior terhadap juniornya.

Bentuk dari bullying sendiri terbagi menjadi tiga macam yaitu bullying secara fisik, verbal, dan psikologis. Memukul, menampar, menendang, dan sebagainya dapat dikategorikan sebagai bullying secara fisik. Jenis bullying seperti ini biasanya banyak dilakukan oleh anak laki-laki. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan pula dilakukan oleh anak perempuan seperti yang pernah dilakukan oleh geng nero yang sempat menjadi berita di media-media. Untuk bullying secara verbal contoh tindakannya adalah seperti memaki, mengejek, mengkerdilkan, membodoh-bodohi dan sebagainya. Sedangkan tindakan seperti mengintimidasi, mengabaikan, mendiskriminasikan dan sebagainya bisa dikategorikan sebagai bullying secara psikologis.

Bullying biasanya terjadi karena pelaku tindakan tersebut merasa memiliki dan ingin menunjukkan power yang dia miliki. Pengaruh lingkungan dan pergaulan yang biasa melakukan tindakkan bullying juga bisa menjadi salah satu faktor terjadinya kasus bullying tersebut. Ketika hal ini terjadi di lingkungan sekolah atau lembaga pendidikan lainnya oleh senior terhadap juniornya, maka perilaku bullying akan sulit dicegah karena nantinya korban perilaku bullying akan membalasnya ke adik kelas mereka nantinya. Jika hal tersebut sudah terjadi maka perilaku bullying akan seperti menjadi tradisi di sekolah atau lembaga pendidikan tersebut. Hal tersebut layaknya lingkungan menyesatkan yang terus berputar dan harus dihentikan karena efeknya bagi korban tidaklah ringan.

Bullying berdampak meningkatnya tingkat depresi, agresi, serta turunnya tingkat kecerdasan dan analisis si korban. Beberapa kasus bahkan menyebabkan korban sering merasa takut yang berlebihan, stress, dan bahkan sampai membenci dan ingin melukai dirinya sendiri. Efek negatif dari bullying juga didapat oleh pelaku tindakan tersebut. Pelaku bullying akan mempunyai potensi yang lebih besar sebagai pelaku tindakan kriminal dikedepannya. Banyak sekali hal negatif yang dihasilkan dari tindakkan bullying ini. Oleh karena itu, stop bullying sekarang juga!




« kembali ke index
Get the Flash Player to see this player.

 
 
 
 
Copyright © 2009 LIFEBUOY Clear Skin. All rights reserved.